About the Post

Author Information

I do honestly believe that people enter our lives for a reason. That everyone who we meet, who forms an impression has something to teach us. Everything that happens to us is an experience, and because of that it can never be bad. an experience can only be good because it all serves to shape the person that we are, the person that we become. -= the love whisperer =-

Virus is My Friend

Terkadang saya suka menulis disaat semua tidak mengerti apa yang sedang aku lakukan. Terlebih jika aku sanggup menulis didalam kegelapan ditemani iPad dan headphone yang memutar beberapa lagu mellow.

Heran, kenapa aku bisa begitu terinspirasi ketika diperdengarkan lagu mellow. Padahal jelas-jelas aku tidak sedang patah hati. Mungkin, inilah keunikanku ketika menulis.

Sudahlah, anggap saja 2 paragraf diatas adalah hidangan pembuka. Let’s see what i can do for you. I love to share. Aku merasa ada pedang bermata dua ketika tulisan yang aku tulis bisa menginspirasi kamu yang sedang membaca.

Peringatan!! Jangan lanjutkan bacaanmu jika karakter penulisanku tidak cocok dengan kamu. Karena tulisanku akan segera dimulai.

—————————

Beberapa hari yang lalu, tepatnya minggu lalu, aku terus  dituntut untuk bernegosiasi dengan virus yang menyerangku perlahan-lahan. Mulai dari migran yang tidak jauh berbeda dengan gempa berskala 7.7, kemudian dilanjutkan dengan sakit perut yang membuat keringat dinginku muncul, sampai akhirnya si virus datang membawa pasukan garuda merah yang membuat tenggorokanku seperti diserang rombongan lebah.

Sakitnya luar biasa nikmat. Harus kuakui bahwa segalanya bermula dari aku sendiri. Sebelumnya, mungkin aku merasa masih seperti seorang superman yang kebal virus, tahan banting dan sanggup menjatuhkan berapa banyak pun musuh yang menyerang tubuhku.

Ternyata, aku salah. Aku terlalu memanjakan tubuhku untuk terus bergadang, atau aku terlalu membiarkan naluriku bekerja tanpa diluar batas, atau aku terlalu rendah diri ketika menghadapi serangan-serangan yang mencoba menjatuhkan batinku.

Akhirnya aku pun tepar. Mobil saja harus didongkrak ketika tidak ada yang perduli dengan isi tangki yang sudah kosong. Ya begitulah perjalananku selama ini. Berat yang diangkat melebihi kapasitas yang aku punya. Memoriku perlu di-upgrade menjadi 2 giga. Aku butuh grafik card yang lebih baik tanpa harus perduli dengan berapa besar monitorku.

Bagiku, sakit adalah teman yang harus disyukuri setiap saat. Sama seperti mobil yang didongkrak, petanda bahwa mobil harus segera dimasukkan kedalam bengkel, di cek olinya, di cek ban serapnya, mesinnya sampai pendingin udaranya. Setidaknya dari kondisi seperti ini barulah kita mengerti jika mobil juga butuh perhatian.

Manusia terkadang terlalu egois didalam menilai diri sendiri. Seakan-akan, kitalah penguasa bumi, melebihi siapapun, padahal kita bukanlah siapa-siapa. Yes, we are special, but we need something special.

Selain Tuhan, aku mengangungkan virus yang menyerangku. Mereka bertindak tepat pada waktunya. Sehingga aku bisa belajar dari kondisi  terburuk. Sama persis seperti apa sedang aku hadapi. Jalanan penuh liku, mental yang terus menerus ditempa dengan mesin gilas. Panas dan membentuk arang merah.

Kini, tubuhku sudah bersahabat dengan virus-virus yang menyerangku. Mereka kuberi tempat yang spesial di dalam tubuhku, mereka kuberi greencard, istana seluas samudera, koki yang mampu memberi mereka asupan gizi yang lebih dari kata cukup.

Harapanku pun jauh melebihi dari kata mengusir. Aku akan memberikan mereka working permit seumur hidup. Mereka bebas berbuat apa saja. Namun dengan satu syarat, yaitu, tetaplah berada didalam tubuhku, datangkan gempa ketika aku manja, munculkan keringat dingin ketika aku lalai, dan sengat aku dengan segerombolan lebah ketika aku lemah. Aku janji, mereka tidak akan kugugat, baik secara perdata maupun pidana. Jelas, karena virus adalah salah satu sahabat terbaikku.

Cheers man!!!!!! Cheersssssss!

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: