About the Post

Author Information

I do honestly believe that people enter our lives for a reason. That everyone who we meet, who forms an impression has something to teach us. Everything that happens to us is an experience, and because of that it can never be bad. an experience can only be good because it all serves to shape the person that we are, the person that we become. -= the love whisperer =-

Gula Pelengkap

Beberapa hari yang lalu, saya dibilang autis oleh teman-temanku. Waktu itu aku sedang menghabiskan momen romantisku dengan pacar terbaruku,namanya Iphone. Aku begitu jatuh hati dengan keberadaan dia didalam gengaman tanganku.

Memang, tidak bisa dipungkiri kalau banyak yang melihat dari luar, diriku adalah pengikut sejati perkembangan lifestyle dan teknologi. Apalagi film-film terbaru, aku pasti tidak akan pernah luput sesenti-pun. Mau gimana lagi, demi pekerjaan, aku harus tahu perkembangan ini. Walaupun diriku mendengar suara hati yang memang ingin menghabiskan waktu untuk terus mengikuti lifestyle.

Apakah karen emblem jabatan seorang pemimpin redaksi? Wew, tentu saja bukan seperti itu perbandingannya. I am killing time. And I do love what I am doing. Autis? Mungkin saja. Tetapi pegikut sejati lifestyle? Nope, I am not. I am a follower, but not a fanatic.

12 setahun, 7 hari seminggu kulalui seperti es campur yang kehilangan gula merah sebagai pelengkap. Diriku sadar kalau, gula itu manis, gula itu pelengkap keceriaan, gula itu penyempurna setelah pahit. Terus, dimanakah aku harus mencari? (Lebay……)

Hidup adalah seperti buah durian. Tajam diluar dan sebaliknya sangat berbeda di dalamnya. Aku tahu bahwa aku harus bertahan seperti ini. Aku adalah aku, dan aku bukanlah kamu. (Lebih lebay lagi)

Di saat aku mengerti bahwa aku harus mencari gula pelengkap, di satu sisi aku sadar bahwa gula tersebut masih jauh di luar gengaman tanganku, tidak seperti pacarku- Iphone yang kelihatan jelas, mengikutiku terus di saat mataku melek di pagi hari, mandi bareng dan bahkan mengakibatkan mobilku mencium bokong mobil orang lain karena keasyikan membaca tweeter di mobil. Sialan…..

Oleh sebab itu, dont judge a person by its cover, aku bukanlah aku yang kamu lihat, aku tidaklah semanis yang kamu kira, aku hanya seorang manusia yang terus belajar dan sedang mencari jejak terhilang menuju gula yang ingin aku cari. Dan pastinya, aku berjanji, jika, suatu hari aku menjadi pengikut lifestyle sejati, tenang saja, kamu tidak usah menebak terus menerus, karena aku sendiri yang akan bilang bahwa, akulah salah satunya. Dan pada saat mulutku tidak ingin mengeluarkan suara, tenang saja, akan kupakai iPhone kesayanganku untuk menampar pipiku 187 kali, tanpa henti. 😉 Karena gula menurut versiku tidak akan sama dengan versi kamu.

Good nite brother 😉

Regards,
vooodooo
Life & Laugh

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: