About the Post

Author Information

I do honestly believe that people enter our lives for a reason. That everyone who we meet, who forms an impression has something to teach us. Everything that happens to us is an experience, and because of that it can never be bad. an experience can only be good because it all serves to shape the person that we are, the person that we become. -= the love whisperer =-

Stress

Stress, bisa terjadi pada siapapun, kapan saja dan dimanapun. Namun inilah kehidupan. Perasaan yang sudah menjadi bagian dari kehidupan manusia inilah, yang kadang kala bisa membuat seorang manusia menjadi sebuah karakter yang luar biasa atau sebaliknya perasaan ini bisa menimbun anda sedalam dalamnya, bahkan sampai liang kubur.

Tidak sedikit manusia yang menjadikan stress dalam bagian kehidupan sekarang ini. Teknologi semakin canggih, peradaban manusia semakin meningkat, begitu juga angka kelahiran yang bertambah, sampai-sampai perekonomian yang semakin hari semakin memburuk. Sungguh ini adalah roda kehidupan. Yang tidak lagi ada kata “adil” didalamnya.

Belakangan ini, begitu banyak masalah yang timbul dalam benak pikiranku, sesaat aku kacau, ribet, bete dan stress. Aku sering bertanya pada diri sendiri, akan apa yang sedang terjadi. Namun kesadaranku semakin utuh akan apa yang sedang terjadi, mungkin inilah siklus kehidupan.

Aku hanya butuh seseorang yang bener-bener mengerti keadaanku, tapi, apakah ini bisa? Namub aku hanya bisa bertekad untuk tidak lagi memerlukan seseorang untuk mengerti diriku. Yang perlu disalahkan adalah diriku sendiri, yang perlu diubah adalah diriku sendiri. Trust no one and let me myself decide akan menjadi apa diriku di waktu yang akan datang. Sungguh, saat ini, hal seperti ini yang mengobrak abrik pikiranku, konsentrasiku berkurang dratis.

Akan kubuktikan bahwa diriku bisa tanpa pengertian orang lain, aku bisa tanpa belas kasihan orang lain, aku bisa tanpa orang-orang disekitarku perduli akan apa yang sedang saya kerjakan. Persetan buat orang yang berpikir bahwa aku tidak layak, dan tidak mampu berdiri kokoh.

Sadar akan siapa diriku, seorang manusia yang penuh dengan kelemahan, seorang yang hidup dijaman metropolitan dan serba bisa. Oleh karena itu, aku siap, apabila stress kembali datang, dan apabila ini terjadi, maka saat itu aku sudah bisa mengatakan ” Fuck You Stress”

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: