About the Post

Author Information

I do honestly believe that people enter our lives for a reason. That everyone who we meet, who forms an impression has something to teach us. Everything that happens to us is an experience, and because of that it can never be bad. an experience can only be good because it all serves to shape the person that we are, the person that we become. -= the love whisperer =-

S2

Kata andaikan sudah cukup membuatku pusing. Hari-hariku belakangan ini bisa tergolong dalam kategori S2, dalam jurusan sudah bisa mendapat gelar doktor, yang berarti tingkat kesulitan yang amat tinggi, ilmu yang diserap cukup banyak dan sebagian orang sudah menunjukan tanda-tanda kerontokan rambut. Ada beberpa kesamaan yang mirip dengan versi S2-ku, yaitu senang dan suram.

Ada baiknya apabila kesuraman pergi dan kemudian mengundang senang, namun sebagian hari-hariku sebih banyak berarti dengan kesuraman hadir setelah kesenang pergi. Hanya kesadaran yang mengerakkan kedua kakiku untuk berdiri kokoh, teguh layaknya pohon bambu. Namum bambu yang aku miliki sekarang sangatlah muda dan masih berusaha untuk menciptakan sebuah ekosistem.

Sungguh, Life is always talking about solving problem, and life cannot live without problems. Angin yang berusaha meniupku semakin kencang, badai sudah menunggu agar aku terhempas jauh. Aku sadar akan keberadaanku, aku sadar dengan tanggung jawab yang sesungguhnya belum siap untuk kuemban.

Aku percaya, satu-satunya tempat yang bisa mendengarku hanyalah posting yang tidak bisa bertindak dan berbicara, menunggu jari jemariku untuk menari-nari membentuk kata yang berarti dan dalam buatku.

Terus terang saja, politik menjijikan buatku, semakin sadar aku akan hal ini. Sebuah permainan yang akhirnya akan merugikan siapapun, kini, diluar, aku hidup di lingkungan seperti itu, lingkungan yang siap menerpaku dengan puting beliung, angin topan dan menjeblosku sedalam-dalamnya. Aku bukanlah korban politik. Aku hanyalah manusia biasa yang hanya memiliki tanggung jawab lebih, masih dalam pembelajaran, masih membutuhkan penyempuranaan, tempat bermain dan ekosistem yang siap menahan badai dan topan.

Yang aku perlukan adalah pengertian akan diriku, kepercayaan yang bukan didasari sifat politisme. Namun kejujuran, integritas dan pengorbanan. S2 cukup buatku. Jangan s3. Senang, suram dan seram.

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: